JURNAL AKPER Ngesti Waluyo


MANAJEMEN ASUHAN KEPERAWATAN SPESIALIS PADA KLIEN DENGAN DIAGNOSIS ANSIETAS DAN GANGGUAN CITRA TUBUH DI UNIT UMUM

Penyakit fisik menimbulkan masalah psikososial ansietas dan gangguan citra tubuh. Masalah psikososial ini menjadi faktor comorbid yang menambah berat kondisi fisik klien. Pelaksanaan tindakan ners spesialis didasarkan pada konsep perilaku dan adaptasi sebagai mahluk yang holistik yang meliputi: Cognitive Behavioral Therapy (CBT), Thought Stopping (TS), Progressive Muscle Relaxation (PMR) dengan mempertimbangkan toleransi fisik klien. Tindakan ners spesialis Family PsychoEducation (FPE) pada keluarga dan Supportive Theraphy (ST) pada kelompok pelaku rawat (care giver) diberikan untuk memperkuat dukungan dari luar klien demi mempertahankan kelangsungan proses perawatan klien. Hasil: Pelaksanaan tindakan ners spesialis menunjukkan penurunan tanda dan gejala pada klien di semua aspek respons terhadap stresor. Penurunan yang paling besar terjadi pada kombinasi terapi CBT+PMR+FPE yang dilakukan pada klien dengan diagnosis ansietas pada aspek afektif sebesar 79.2% dan klien dengan diagnosis gangguan citra tubuh pada aspek perilaku sebesar 86.3%. Kesimpulan: Tindakan ners spesialis Cognitive Behavioral Therapy (CBT), Thought Stopping (TS), Progressive Muscle Relaxation (PMR) dengan mempertimbangkan toleransi fisik klien dan Family PsychoEducation (FPE) pada keluarga serta Supportive Theraphy (ST) pada kelompok pelaku rawat (care giver) dapat membantu penurunan respons klien terhadap stressor.

View Journal | Current Issue | Register

ASUHAN KEPERAWATAN NERS DAN NERS SPESIALIS DENGAN PENDEKATAN INTERPERSONAL PEPLAU DAN CARING SWANSON PADA KLIEN PERILAKU

Resiko perilaku kekerasan merupakan diagnosa keperawatan yang paling banyak ditemukan di Ruang Akut Rumah Sakit Jiwa Dr H Marzoeki Mahdi Bogor yaitu sebanyak 71,62%, Tujuan penulisan artikel ini untuk menjelaskan mengetahui hasil asuhan keperawatan ners dan ners spesialis menggunakan pendekatan model teori interpersonal Peplau. Tindakan  keperawatan ners diberikan pada individu, keluarga dan kelompok, tindakan keperawatan ners spesialis dilakukan dengan pemberian latihan asertif (AT) dan psikoedukasi keluarga (PEK). Metode yang digunakan yaitu analisis kasus. Analisis dilakukan pada 8 klien perilaku kekerasan dalam kurun waktu 16 Februari – 18 April 2016. Hasil pelaksanaan pemberian asuhan keperawatan di ruang akut rumah sakit jiwa menunjukan terjadinya penurunan tanda gejala klien perilaku kekerasan, peningkatan kemampuan klien dalam mengatasi perilaku kekerasan, dan peningkatan kemampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan perilaku kekerasan di ruang akut rumah sakit jiwa.

View Journal | Current Issue | Register

PENERAPAN TEORI KONSERVASI LEVINE PADA KLIEN KANKER OVARIUM

Kanker ovarium merupakan salah satu penyakit pada perempuan dengan berbagai gejala sepanjang hidup. Gejala yang paling sering muncul adalah keletihan akibat perut membesar, asites, mual muntah dan asupan nutrisi yang tidak adekuat. Penerapan teori konservasi Levine dapat digunakan pada pasien dengan kanker ovarium yang bertujuan agar perawat dapat membantu  perempuan dengan kanker ovarium melakukan konservasi menggunakan sumber daya yang dimilikinya dalam menghadapi penyakitnya, sehingga dapat beradaptasi dan mencapai keutuhan. Melalui konservasi energi, konservasi integritas struktur, konservasi integritas personal dan konservasi integritas sosial kelima perempuan dengan kanker ovarium dapat berespon secara adaptif dan mempertahankan keutuhannya. Hasil ini dapat digunakan  untuk mengelola pasien dengan kanker ovarium pada area maternitas.

View Journal | Current Issue | Register

APLIKASI TEORI COMFORT KOLCABA DALAM ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN DEMAM DI RUANG INFEKSI ANAK RSUPN Dr. CIPTO MA

Demam merupakan gejala yang sering dialami anak dengan penyakit infeksi. Kondisi demam tinggi berdampak merugikan anak. Demam tinggi membuat anak tidak nyaman dan orang tua cemas serta meningkatkan kebutuhan kalori dan cairan. Teori Comfort dari Kolcaba memberikan arahan dalam pemenuhan rasa nyaman pada pasien. Karya ilmiah ini bertujuan memberikan gambaran asuhan keperawatan pada anak demam dengan mengaplikasikan teori comfort Kolcaba yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan kenyamanan. Asuhan keperawatan dilakukan berdasarkan tahapan comfort yaitu pengkajian (kenyamanan fisik, psikospiritual, lingkungan, dan sosiokultural), merumuskan diagnosa keperawatan, menetapkan intervensi (berdasarkan standar comfort, coaching, dan comfort food for the soul), implementasi, dan evaluasi. Berdasarkan 5 kasus yang dibahas, intervensi yang diberikan untuk masalah keperawatan peningkatan suhu tubuh (demam) antara lain mengupayakan penurunan suhu tubuh, mempertahankan lingkungan sejuk dan nyaman, meningkatkan istirahat, memberikan asupan cairan dan nutrisi adekuat serta menurunkan kecemasan anak dan orang tua menggunakan konsep family centered care. Teori comfort Kolcaba dapat diterapkan dalam asuhan anak demam. Disarankan untuk lebih  meningkatkan kenyamanan fisik, psikospiritual, lingkungan, dan sosiokultural sehingga terlihat bahwa ke empat aspek kenyamanan harus saling mendukung untuk pencapaian kenyamanan secara holistik. 

View Journal | Current Issue | Register

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI TEMANGGUNG

ASI ekslusif bukan hanya meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan angka kematian bayi dan balita akibat diare dan infeksi saluran nafas. Ada hubungan antara pemberian ASI ekslusif dengan tingginya tingkat intelegensi anak, penghasilan meningkat ketika berusia 30 tahun, serta mencegah kanker di kemudian hari. Dampak menyusui mengurangi perdarahan pasca melahirkan, mencegah kanker payudara dan kanker ovarium. Penelitian ini bertujuan mengetahui partisipasi masyarakat dalam program pemberian ASI ekslusif di wilayah kerja Puskesmas Parakan. Data diperoleh dengan melakukan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Partisipasi masyarakat dalam mendukung ASI ekslusif belum maksimal, belum ada pengembangan strategi baru terkait program ASI ekslusif, masyarakat belum dilibatkan dalam perencanaan program, belum ada alokasi dana khusus untuk kegiatan program ASI ekslusif. Penyebab kegagalan ASI paling tinggi pada ibu bekerja dan keluarga terutama nenek. Partisipasi masyarakat perlu ditingkatkan melalui kerjasama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, karang taruna dalam sosialisasi ASI ekslusif. Perlunya ada kebijakan pengalokasian dana desa untuk sosialisasi ASI ekslusif, pengetahuan kader terkait ASI ekslusif lebih ditingkatkan, agar kader bisa melakukan penyuluhan dan tidak sekedar mengingatkan saja. Perlunya kerjasama dengan perusahan atau pabrik terkait kebijakan menyediakan ruangan untuk memerah dan menyusui bayi.

View Journal | Current Issue | Register

APLIKASI MODEL ADAPTASI ROY PADA ANAK DENGAN GANGGUAN KESEIMBANGAN CAIRAN

Cairan berfungsi dalam penyerapan nutrisi, proses metabolisme, fungsi sel – sel tubuh, dan organ tubuh. Gangguan keseimbangan cairan pada sistem gastrointestinal dapat disebabkan oleh diare, muntah atau perdarahan. Aplikasi model adaptasi Roy bertujuan untuk mendukung pasien mampu berespon secara adaptif terhadap gangguan kesehatannya. Empat dari lima klien kelolaan yang mengalami gangguan keseimbangan cairan mengalami keberhasilan adaptasi terhadap gangguan keseimbangan cairan mereka. Sementara, satu klien kelolaan lainnya pada awalnya mengalami perbaikan tetapi adanya penyakit penyerta lainnya menyebabkan klien tidak dapat beradaptasi. Keberhasilan adaptasi individu dipengaruhi oleh usia klien, temperatur lingkungan, stress, dan tingkat keparahan penyakit. Kemampuan perawat mengelola stimulus yang mempengaruhi keseimbangan cairan akan meningkatkan kemampuan adaptasi klien dalam menghadapi gangguan kesehatannya.

View Journal | Current Issue | Register

HUBUNGAN ANTARA RESPON PENERIMAAN INDIVIDU DENGAN KECEMASAN PADA PASIEN GANGGUAN KARDIOVASKULER DIRUANG JANTUNG RS. DUST

The onset of a chronic illness such as heart disease in a family puts pressure on the family system and requires an adjustment of the patient and other family members. This condition also requires tremendous adaptability of the family. Psychological problems that often arise in heart disease patient is the anxiety disorders. This is caused by when an individual can begin the phases in the grieving process and enters the phase of peace or acceptance phase, then he will be able to put an end to the grieving process and cope with feelings of loss completely. But if the individual remains on one phase and not enter to the phase of acceptance, then if he has a grief/ loss it will be more difficult for him to get in to the acceptance phase.

View Journal | Current Issue | Register

PENGARUH PRESIPITASI, WAKTU DAN RESPON HALUSINASI TERHADAP DURASI HALUSINASI PASIEN SKIZOFRENIA DI RSJ PROF. DR. SOEROJO

Schizophrenia patients often experience hallucinations, confused speech, delusions(1). Hallucinations led to the decline in performing daily activities, loss of motivation and responsibility, refrain from social relations(2). Disturbing hallucinations is a risk  of violent behavior(3). Currently there is no study on the effects of precipitation, time and duration of response to hallucinations. Nurses need to know about it to help select the appropriate alternative interventions so that the duration of the hallucinations can be shortened.

View Journal | Current Issue | Register

DIABETES DI RUMAH SAKIT

Diabetes mellitus is a chronic disease that may cause further complications if

it  is  not  appropriately controlled.  Diabetes  education  is  needed  so  that  diabetic  patients  can

apply knowledge, and practical skills learned to manage their life with diabetes. Hospitalized

diabetic patients need basic information about diabetes on their first admission to help them

to  better  manage  their  diabetes  at  home.  Diabetes  education  can  also  reduce  length  of

hospitalization, limit  readmissions  and reduce the various  complications  associated with the

disease.

View Journal | Current Issue | Register

REVIEW LITERATUR KEEFEKTIFAN MOBILISASI DINI PADA POST OPERASI PERBAIKAN TENDON FLEKSOR

The objective of this literature review is to find evidence that exist for the effects of

early  mobilisation  of  post  flexor  tendon  repair  surgery  in  order  to  inform  the  professional

practitioners of its benefit or otherwise.

View Journal | Current Issue | Register

HARAPAN MAHASISWA KEPERAWATAN TERHADAP PENAMPILAN DOSEN-DOSEN DI PROGRAM KEPERAWATAN

Assessing what students expect of their teachers may provide some insight for teachers about what performances that are expected from them and a base to enhance their teaching performance. The study was conducted in two YAKKUM nursing schools, which have two entry levels for students, those graduated from senior high school and upgrading students.

View Journal | Current Issue | Register

ANALISIS JURNAL: The Effect of Performing Preoperative Preparation Program on School Age Children’s Anxiety

Sakit dan dirawat di rumah sakit merupakan stressor bagi anak karena anak mengalami perubahan status kesehatan, lingkungan serta kebiasaan. Semua perubahan yang dialami anak akan mempengaruhi mekanisme koping anak dalam bentuk reaksi yang ditunjukkan secara fisik maupun psikologis, hal ini akan berpengaruh terhadap proses dan hasil perawatan di rumah sakit, waktu yang diperlukan untuk perawatan bisa lebih lama dari biasanya.

View Journal | Current Issue | Register